Pasar Properti

Cara Menghilangkan Kapur pada Batu Akik

Beberapa tahun belakangan ini, batu akik kembali menjadi tren di tengah masyarakat Indonesia. Hal inilah yang membuat banyak pengoleksi batu akik rela berburu ke berbagai daerah untuk mendapatkan batu akik kualitas terbaik dengan motif dan warna yang langka. Selain itu, batu akik juga memiliki berbagai jenis dan pilihan warna sehingga dapat disesuaikan dengan selera pemiliknya. Jadi, tidak heran jika akan selalu bermunculan motif batu akik terbaru yang dapat menarik perhatian para kolektor. 

Banyaknya permintaan terhadap batu akik di pasaran membuat banyak oknum bermunculan. Oknum-oknum tersebut sering kali menjual batu akik yang masih muda. Hal inilah yang menjadikan kualitas batu akik menjadi jelek. Batu akik mudah cenderung sangat rapuh dan mengandung banyak kapur. Warna batu akik muda juga cenderung hitam. Tentu setiap pembeli menginginkan batu akik dengan kualitas unggulan dan memiliki tampilan yang bagus dann juga krsital. Sayangnya kualitas batu akik seperti ini sangat sulit untuk ditemukan.

batu akik jenis sulaiman yang banyak ada di pasaran

Oknum penjual nakal kerap memanfaatkan tren yang ada untuk menjual batu akik dengan kualitas rendahan. Akibatnya banyak pembeli yang tertipu, terutama bagi pembeli pemula. Apabila Anda sudah terlanjur membeli batu akik yang masih muda, tentu hanya bisa menyesal. Lantas apakah Anda harus mengembalikannya atau tetap disimpan? Sebenarnya Anda bisa meminimalisir hal tersebut dengan membawa batu akik yang akan dibeli ke ahli agar tidak tertipu. Apalagi memang saat ini harga batu akik terbilang mahal. Namun, jika Anda terlanjur membeli batu akik yang masih muda, di bawah ini adalah cara menghilangkan kapur pada batu akik yang bisa dicoba.

Perendaman

Pertama-tama Anda dapat merendam batu akik dalam wadah berisi air selama dua hingga tiga hari. Pastikan jika batu akik terendam sempurna agar dapat mengeluarkan cairan kimia dan minyak yang terdapat pada batu. Biasanya batu akik muda kerap direndam dengan cairan kimia atau minyak agar terlihat mengkristal.

Pengeringan

Selanjutnya angkat batu akik dari air rendaman dan lap menggunakan kain bersih hingga kering. Lalu batu akik tersebut diangin-anginkan di suhu ruangan hingga seluruh air hilang. Cara ini biasanya memakan waktu hingga dua hari. Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa memoles batu akik dengan menggunakan kulit untuk tampilan yang lebih cantik.

Pemanasan

Setelah batu akik mengering, panaskan batu akik pada suhu sekitar 80 derajat celcius dengan menggunakan hair dryer, rice cooker, setrika, ataupun coffee maker. Jika Anda tidak ingin repot, maka bisa memanaskan di bawah sinar matahari hingga batu akik yang semula berwarna coklat kehitaman berubah menjadi warna yang lebih terang. Proses pemanasan dapat berlangsung selama berhari-hari, tergantung ukuran batu.

Pendinginan

Cara terakhir adalah kembali merendam batu ke dalam wadah berisi air dingin hingga terendam seluruhnya sampai batu akik kembali mengkristal. Apabila batu akik mengandung kapur, maka kandungan kapur akan naik ke permukaan air. Lalu Anda bisa menggosok ulang batu akik hingga bersih.

Demikian cara menghilangkan kapur pada batu akik yang bisa Anda coba. Apabila sampai pada tahap terakhir masih terdapat bercak hitam maupun kapur, maka Anda perlu mengulangi cara yang sama dari poin satu hingga batu akik mengkristal secara sempurna.

Kandungan kapur yang terdapat pada batu akik memang membuat tampilannya menjadi tidak menarik. Biasanya jenis batu yang memiliki kandungan kapur yang cukup tinggi adalah batu doko, batu bacan, batu palama, dan batu obi yang memang memiliki peminat sangat banyak. Terdapat berbagai macam cara menghilangkan kapur pada batu akik yang beredar di kalangan kolektor. Sayangnya belum ada cara yang bisa membuat kapur hilang seluruhnya. Padahal sebenarnya kandungan kapur yang terdapat pada batu akik dapat menghilang sendiri seiring dengan penggunannya. Akan tetapi, tentu saja hal tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama.

Kapur yang ada pada batu akik memiliki berbagai manfaat, seperti menghambat pengeroposan yang sering terjadi pada susunan batu. Namun, batu akik yang dijadikan sebagai perhiasan akan terlihat kurang mewah dan menarik jika di dalamnya masih mengandung kapur. Selain cara di atas, ternyata ada cara menghilangkan kapur pada batu akik lainnya yang bisa dilakukan. Tentu cara ini jauh lebih mudah dan sederhana sehingga dapat diikuti oleh para pemula sekalipun. Anda bisa menggunakan alkohol untuk membantu menghilangkan kapur pada batu akik.

Namun, sebelumnya Anda perlu mengenali jenis dan karakteristik batu akik. Hal ini perlu dilakukan agar proses menghilangkan kandungan kapur menjadi lebih sempurna. Selain cara-cara diatas, ada cara lain untuk menghilangkan kapur pada batu akik yaitu dengan menggunakan alkohol.

Panduan Menghilangkan Kapur Batu Akik Dengan Alkohol

1. Siapkan Alat dan Bahan

Anda perlu menyiapkan alkohol yang bisa dibeli di apotek terdekat. Kemudian jangan lupa siapkan wadah untuk merendam batu.

2. Perendaman

Setelah semua alat dan bahan selesai dipersiapkan, Anda bisa memasukkan alkohol ke dalam wadah yang sudah berisi batu akik. Masukkan alkohol hingga seluruh permukaan batu terendam. Rendamlah batu akik selama kurang lebih lima jam. Namun, jika kapur belum juga larut, maka ulangi cara yang sama dan lakukan perendaman selama dua jam.

Itulah cara lain untuk menghilangkan kapur pada batu akik. Apabila Anda sudah berhasil menghilangkan kapur, maka Anda bisa melakukan pemolesan agar batu terlihat mengkristal dan mengkilap.

Seperti yang kita ketahui, saat ini batu akik tersedia dalam jenis dan warna yang beraneka ragam. Selain itu, harganya pun cukup bervariasi sehingga dapat disesuaikan dengan bujet masing-masing. Beberapa jenis batu akik yang memiliki warna menarik dan dijual dengan harga yang mahal antara lain adalah batu bacan, batu pandan, batu serat, batu kecubung, batu kalimaya, batu zamrud, hingga batu pirus. Masing-masing jenis batu tersebut terbagi lagi menjadi beberapa jenis dengan pilihan warna yang beragam.

Ketenaran batu akik di kalangan masyarakat Indonesia sudah ada sejak lama. Namun, semakin beragamnya corak dan warna batu yang ada sekarang membuat tren ini semakin mencuat di masyarakat. Bahkan tidak hanya di Indonesia saja, tetapi juga hingga manca negara. Hal inilah yang membuat batu akik asal Indonesia di kenal oleh negara-negara tetangga. Untuk batu akik kualitas premium dan langka saja bisa dijual dengan harga jutaan. Wow, sangat menarik, bukan? Apalagi sekarang ini juga banyak artis yang mengaku sebagai kolektor batu akik yang menyebabkan harga jualnya semakin tinggi. 

Bagi Anda para pemula yang ingin mengoleksi batu akik, pastikan untuk membelinya di tempat yang terpercaya agar tidak tertipu oleh para oknum yang menjual batu akik muda dengan kualitas rendahan. Selain itu, jangan mudah tergiur dengan harga murah karena hal tersebut berkaitan dengan kualitas batu. Jangan ragu bertanya pada sang ahli untuk mendapatkan batu akik yang berkualitas.